Medan, Januari 2025 – Mahasiswa Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Medan Area (UMA) mengikuti kegiatan kuliah lapangan yang memberikan pengalaman langsung dalam mempelajari keanekaragaman hayati serta pengelolaan lingkungan. Acara ini berlangsung pada Sabtu, 18 Januari 2025, dan melibatkan mahasiswa dari angkatan 2021, 2022, 2023, serta 2024.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa mengunjungi dua lokasi utama, yaitu Taman Eden 100 dan Balai Kehutanan Aek Nauli, Parapat. Kunjungan tersebut bertujuan untuk memperdalam pemahaman tentang biodiversitas, konservasi alam, serta strategi pengelolaan ekosistem.

Eksplorasi Biodiversitas di Taman Eden 100
Taman Eden 100 menjadi destinasi pertama yang dikunjungi mahasiswa. Selama berada di lokasi ini, mereka mengeksplorasi berbagai jenis flora dan fauna serta memahami konsep ekowisata yang berkelanjutan. Selain itu, mahasiswa juga mempelajari bagaimana kawasan ini dikelola untuk mempertahankan keseimbangan ekosistem tanpa merusak habitat alaminya.
Dosen pembimbing dari Program Studi Biologi UMA turut serta dalam kegiatan ini untuk memberikan arahan langsung kepada mahasiswa. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya memperoleh wawasan secara teori, tetapi juga memahami bagaimana ilmu biologi diterapkan dalam kehidupan nyata.
Pemahaman Konservasi di Balai Kehutanan Aek Nauli
Setelah menyelesaikan kunjungan di Taman Eden 100, mahasiswa melanjutkan perjalanan ke Balai Kehutanan Aek Nauli, Parapat. Di tempat ini, mereka mempelajari penelitian kehutanan, teknik konservasi satwa, serta prinsip pengelolaan hutan yang berkelanjutan.
Para mahasiswa juga memperoleh kesempatan untuk melihat langsung bagaimana pihak balai kehutanan melakukan rehabilitasi lahan serta menjaga keberlanjutan ekosistem hutan. Dengan pendekatan yang berbasis penelitian, mahasiswa dapat memahami pentingnya menjaga keseimbangan alam demi kelangsungan lingkungan hidup.

Manfaat Kuliah Lapangan bagi Mahasiswa
Kuliah lapangan ini memberikan manfaat besar bagi mahasiswa, terutama dalam meningkatkan pemahaman mereka terhadap bidang pengelolaan lingkungan dan konservasi alam. Melalui pengalaman langsung di lapangan, mereka tidak hanya memperoleh teori akademik, tetapi juga mengembangkan keterampilan praktis yang relevan dengan dunia kerja.
Selain itu, interaksi dengan para ahli dan tenaga profesional di bidang kehutanan serta ekowisata membantu mahasiswa dalam memahami tantangan yang dihadapi dalam pelestarian lingkungan. Pengalaman ini diharapkan dapat menjadi bekal penting bagi mereka dalam mengembangkan karier di bidang biologi dan lingkungan hidup.
Universitas Medan Area terus berkomitmen untuk menghadirkan metode pembelajaran yang inovatif dan aplikatif. Dengan adanya kuliah lapangan seperti ini, UMA berharap dapat mencetak lulusan yang tidak hanya unggul dalam teori, tetapi juga memiliki kompetensi praktis untuk menjawab tantangan di dunia profesional.
