Program pengabdian masyarakat yang berfokus pada pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui penerapan teknologi pengecoran logam modern telah sukses dilaksanakan di Desa Tanjung Rejo, Paluh Merbau, Kabupaten Deli Serdang. Inisiatif ini diprakarsai oleh Universitas Medan Area (UMA) untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk UMKM di daerah tersebut.
Menurut Ir. H. Darianto, MSc, salah satu pemateri dari Fakultas Teknik Mesin dan Industri UMA, kegiatan ini bertujuan untuk membantu pelaku UMKM dalam mengadopsi teknologi modern dalam pengecoran logam. Hal ini disampaikan dalam wawancaranya dengan wartawan pada Sabtu (17/08/2024). Tim pengabdian ini terdiri dari para ahli di bidang teknik mesin dan industri, termasuk Dr. Eng. Supriatno, ST., MT, Dr. Iswandi, ST., MT, Ir. H. Darianto, MSc, dan beberapa lainnya yang turut berperan dalam memberikan pelatihan intensif.
Program ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM yang selama ini masih mengandalkan metode pengecoran logam tradisional dengan kualitas yang bervariasi. Melalui pelatihan intensif dan pendampingan teknis, para pelaku UMKM diperkenalkan dengan pengetahuan dan keterampilan terbaru dalam pengecoran logam, serta penerapan standar kualitas yang sesuai dengan kebutuhan pasar modern.

“Kegiatan ini sangat penting untuk mendorong pertumbuhan UMKM lokal. Dengan teknologi yang lebih canggih dan pemahaman yang lebih baik tentang kualitas produk, UMKM di daerah ini akan mampu bersaing di pasar yang lebih luas, bahkan hingga ke tingkat nasional dan internasional,” ujar Dr. Iswandi, ST., MT, Kaprodi Teknik Mesin, dalam sambutannya.
Selama pelaksanaan program, peserta tidak hanya mendapatkan pelatihan teknis tetapi juga dibekali dengan pengetahuan manajemen produksi dan strategi pemasaran. Tujuan utamanya adalah memastikan produk yang dihasilkan tidak hanya berkualitas tetapi juga memiliki nilai tambah untuk meningkatkan daya saing di pasar.
Selamet, Kepala Desa Tanjung Rejo, mengungkapkan antusiasmenya terhadap program ini. “Kami sangat terbantu dengan adanya pelatihan ini. Sekarang, kami lebih percaya diri untuk memproduksi barang dengan standar yang lebih tinggi, dan siap untuk menjajaki pasar baru yang sebelumnya tidak terpikirkan,” ujarnya.

Ir. H. Darianto, MSc menambahkan, ia berharap program ini dapat memberikan dampak jangka panjang bagi perkembangan UMKM di Desa Tanjung Rejo. Menurutnya, produk-produk yang dihasilkan diharapkan mampu memenuhi standar kualitas yang lebih baik, sehingga bisa bersaing di pasar yang lebih luas dan berkontribusi terhadap perekonomian lokal.
Program pengabdian masyarakat ini merupakan wujud komitmen nyata Universitas Medan Area dalam mendukung pengembangan UMKM serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah pedesaan. “Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang semakin besar bagi masyarakat,” pungkas Ir. H. Darianto, MSc.

