Berdasarkan Surat Edaran Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat dengan Nomor: 0865/E5/DT.06.03/2024, disampaikan bahwa pelaksanaan Program Kosabangsa tahun 2024 bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan program ini. Dalam rangka mendukung hal tersebut, Universitas Medan Area (UMA) bersama Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) mengadakan kunjungan lapangan (site visit) secara daring pada Rabu, 28 Agustus 2024. Kegiatan ini bertempat di Conference Room H. Agus Salim, yang berlangsung secara online.

Kunjungan ini dihadiri oleh beberapa tokoh penting, antara lain Kepala BPJIID, Dr. Hartono, S.Kom, M.Kom, Kepala P3MPI, Dr. Sayuti Rahman, ST, M.Kom, serta Ketua Pendamping, Prof. Dr. Ir. Suswati, MP. Tim dari Universitas Alwashliyah turut hadir sebagai Ketua Pelaksana, diwakili oleh Lisdayani, SP, M.Agr.
DRTPM memonitor dan mengevaluasi (monev) program yang direncanakan, capaian yang diharapkan, serta mitra yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan ini. Lima tim yang berhasil lolos seleksi penilaian berpartisipasi dalam kegiatan ini. Proses pemantauan berlangsung dari pukul 08.00 WIB hingga 15.30 WIB, mencakup evaluasi terhadap berbagai aspek dari program tersebut.
Universitas Medan Area (UMA) dan Universitas Al-Washliyah bekerja sama dalam pelaksanaan Program Kosabangsa dengan mengusung proyek berjudul “Teknologi Tepat Guna Budidaya Pisang dan Diversifikasi Produk Olahan Berbasis Konsep Zero Waste dalam Upaya Penguatan Ekonomi Kemasyarakatan Pesisir Desa Sentang, Kabupaten Serdang Bedagai”. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan potensi ekonomi masyarakat Desa Sentang melalui pengembangan teknologi budidaya pisang dan produk olahannya.

Desa Sentang, yang memiliki lahan pisang seluas 15 hektar, menjadi fokus utama dari program ini. Pengembangan bibit pisang berkualitas, pengolahan hasil panen, serta peningkatan produksi pisang kemasan menjadi fokus utama proyek ini. Diharapkan, melalui penerapan teknologi tepat guna dan konsep zero waste, produktivitas pertanian pisang di Desa Sentang akan meningkat, sekaligus meminimalisir limbah pertanian yang dihasilkan.
Dengan adanya Program Kosabangsa ini, diharapkan desa tersebut mampu berkontribusi dalam pencapaian program pemerintah untuk membangun desa. Program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan hasil pertanian pisang, tetapi juga pada penguatan ekonomi masyarakat pesisir di Kabupaten Serdang Bedagai, yang pada akhirnya diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

