Universitas Medan Area (UMA) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui integrasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (PKM) dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian yang berkualitas menjadi fondasi utama pembelajaran yang berkelanjutan dan berdampak positif. Sebagai wujud keseriusan ini, UMA terus memperbesar pendanaan dalam bidang penelitian dan publikasi untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan berdaya saing.
Pada Kamis, 31 Oktober 2024, UMA meluncurkan Program Penelitian dan PKM DIYA (Dana Publikasi Yayasan) Tahun Anggaran 2025. Kegiatan ini berlangsung di Conference Room H. Agus Salim dengan dihadiri oleh sejumlah pejabat penting universitas. Di antaranya Ketua YPHAS Drs. M. Erwin Siregar, MBA; Rektor UMA Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng, M.Sc; Wakil Rektor I Sherlly Maulana, ST, MT; Wakil Rektor II Dr. Dedi Sahputra, S.Sos, MA; Wakil Rektor IV Dr. Ir. Rahmad Syah, M.Kom Asean, Eng, APEC, Eng; Ka. BPJIID Dr. Hartono, S.Kom, M.Kom; Ka. P3MPI Dr. Sayuti Rahman, ST, M.Kom; Direktur Pascasarjana Prof. Dr. Ir. Retna Astuti Kuswardani, MS; para dekan fakultas; kepala program studi; dan kepala pusat kajian. Acara dipandu oleh moderator Ir. Asmah Indrawati, MP.

Dalam sambutan pembuka, Wakil Rektor IV, Dr. Ir. Rahmad Syah, menjelaskan posisi publikasi UMA berdasarkan data dari platform SINTA dan Scopus. “Saat ini, program DIYA UMA dirancang untuk meningkatkan kompetensi ilmiah dosen melalui dukungan publikasi berkualitas, sementara DAYA UMA berfokus menghasilkan publikasi bereputasi di tingkat nasional dan internasional. Dengan jumlah 308 dosen, kami yakin dapat mendukung berbagai indikator Sustainable Development Goals (SDGs). Program ini akan membantu dosen mencapai target publikasi di jurnal bereputasi,” ungkapnya.
Rektor UMA, Prof. Dr. Dadan Ramdan, juga menyampaikan optimisme terhadap program ini. “Program DIYA dan DAYA menjadi langkah strategis untuk memotivasi dosen menghasilkan karya ilmiah yang diakui secara global. Penelitian dan publikasi ilmiah bukan hanya penilaian mutu universitas tetapi juga cara kita memberikan dampak nyata kepada masyarakat. Saya mengajak seluruh civitas akademika UMA untuk memanfaatkan momentum ini demi terus berinovasi dan berbagi ilmu,” katanya.

Ketua YPHAS, Drs. M. Erwin Siregar, MBA, menekankan pentingnya penelitian sebagai bagian integral pendidikan tinggi. “UMA memiliki peran strategis dalam menciptakan inovasi yang berdampak langsung pada masyarakat. Program seperti DIYA UMA adalah langkah besar untuk mendukung dosen dan mahasiswa agar terus berkarya, khususnya dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kami akan terus mendukung penuh agar penelitian dan pengabdian di UMA terus berkembang seiring tantangan era globalisasi,” ujarnya.

Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan pemaparan detail skema program Penelitian dan PKM DIYA UMA oleh Kepala P3MPI, Dr. Sayuti Rahman. Program ini meliputi beberapa mekanisme pendanaan untuk mendukung berbagai proyek penelitian yang berorientasi pada publikasi di jurnal internasional bereputasi.

Kegiatan ini ditutup dengan penandatanganan Fakta Integritas oleh pimpinan universitas, termasuk Rektor, Wakil Rektor IV, dan Ketua YPHAS. Sesi terakhir ditandai dengan foto bersama seluruh peserta sebagai simbol kebersamaan dalam mendukung keberhasilan program ini.
Moderator menutup acara dengan semangat, pantun motivasi, dan ajakan kepada seluruh sivitas akademika UMA untuk terus meneliti, berkarya, dan berinovasi. Program DIYA UMA diharapkan dapat menghasilkan teknologi yang bermanfaat tidak hanya bagi masyarakat lokal tetapi juga bagi dunia usaha dan industri (DUDIKA) di tingkat nasional maupun internasional.

